Minggu, 13 Juni 2010

MANFAAT AKAR BAHAR


Pasti kita tidak pernah menyangka sebenarnya akar bahar adalah bahan pembuatan souvenir. Lihat saja di Kepulauan Bangka Belitung Suvenir dari bahan akar bahar yang berbentuk liontin, gelang, cincin, pipa rokok dan tongkat tekan serta tongkat komando, menjadi daya tarik.
Akar bahar ini dipercayai dapat menyembuhkan beberapa macam penyakit seperti rematik atau sakit tulang. Akar bahar ini dapat ditemukan di pesisir pantai sepanjang Pulau Bangka. Akar bahar didapat dari nelayan-nelayan karena akar bahar ini sering tersangkut di kail dan jala nelayan.
Sebelum diolah, akar bahar ini bentuknya tidak menarik, tetapi setelah diolah dengan cara dikikir hingga mengkilap dan dibentuk menjadi cincin atau gelang misalnya, harganya menjadi mahal. Untuk sebuah cincin dari akar bahar harganya saja mencapai Rp 50.000.
Biasanya akar bahar terdapat di dalam laut yang berupa rantingan kayu ataupun karang. Akar bahar sangat berguna untuk mengatasi rematik dan sakit tulang.

Akar Bahar tentu bukanlah termasuk batu permata tapi dipercayai mempunyai khasiat seperti batu permata.

Akar Bahar banyak sekali terdapat di daerah Maluku dan sekitarnya. Ia merupakan semacam tumbuhan yang hidup diantara amber (atau Barnsteen, kata dalam bahasa Jerman yang berarti “batu yang dapat dibakar”) pada zaman sekarang.

Nama akar bahar ini berasal dari bahasa Arab dan Melayu. Bahar dalam bahasa Arab artinya laut, jadi Akar Bahar bermakna akar laut.

Di daerah Maluku terutama di Ambon, kata-kata akar diganti dengan “ruhu” atau “luhu”. Akar bahar yang berwarna hitam mereka sebut dengan “ruhu mete” atau “luhu mete” atau “ruhu meteng”.

Ada empat macam akar bahar:

1. Akar Bahar Hitam.
2. Akar Bahar Kelabu.
3. Akar Bahar Putih.
4. Akar Bahar Merah.

Akar bahar hitam terbagi lagi dalam 7 jenis berbeda.

Orang Maluku dapat membedakan antara akar bahar jantan dan akar bahar betina.
Yang jantan dapat dikenali dengan tangkainya yang panjang dan yang betina memiliki tangkai yang pendek.

Akar Bahar sering kali digunakan sebagai gelang, kalung, perhiasan wanita, dan sebagainya, juga mempunyai khasiat memuntahkan racun yang termakan misalnya terkena racun ikan. rajungan, kepiting dan jenis ikan laut lainnya.
Orang yang dihinggapi penyakit encok (rheumatik) jika memakai gelang atau kalung akar bahar kemungkinan sembuh, sebab akar bahar mengandung suatu zat yang disebut radium.

Menurut penyelidikan dokter hal ini tidak benar sama sekali. Andaikan orang yang terkena penyakit encok bisa sembuh karena akar bahar tadi, tak lain bukan karena disebabkan oleh orang itu yang meyakini akar bahar sebagai obat yang mujarab (baca:sugesti).

Orang yang gemar memakai gelang akar bahar, kebanyakan kaum pria, terutama kaum nelayan dan orang-orang Galela, Jalolo, Miscol (Ternate?), Guam, Banda dan Ambon. Demikian pula orang-orang Bugis, Mandar, Sula, Madura<>

Kata mereka jika memakai gelang tersebut dapat menolak guna-guna jahat. Dalam mencari nafkah hidup sehari-hari lebih ulet, tahan uji dan kuat menahan godaan. (*Kayaknya ini sugesti tapi mungkin apa ada hubungannya dengan Radium?.Red)

Akhirnya mengenai akar bahar ini, orangpun tidak lupa pada sindiran bagi seorang hartawan yang pelit, disebut “si Akar Bahar”. Sindiran ini banyak dipakai dan dikenal di daerah Jawa Barat.

AKAR bahar ternyata punya khasiat untuk menyembuhkan penyakit. Kandungan vitamin, ion, dan unsur hara yang ada di dasar laut bermanfaat untuk kesehatan.

Penyebab radang tenggorokan biasanya adalah infeksi virus dan bakteri. Virus dan bakteri tersebut mudah sekali menyerang daerah tenggorokan ketika kondisi tubuh sedang tidak fit. Virus yang paling sering menyerang tenggorokan, di antaranya virus influenza. Gejala yang muncul akibat ulah virus ini biasanya berupa batuk dan pilek. Pada kasus ini akan muncul gejala mencolok, seperti panas, demam tinggi, pusing, linu-linu pada otot dan sakit tenggorokan yang berat. Daya tahan tubuh dan kekuatan daya serang virus atau bakteri akan mempengaruhi tingkat keparahan radang.

Serangan virus yang hebat bisa menyebabkan pembengkakan pada tenggorokan dan kesulitan bernapas. Hal ini menimbulkan sara sakit dan kesulitan untuk menelan karena “lorong” makanan menyempit. Kondisi akan makin parah jika virus menembus jaringan di dalamnya akibat lowongnya selaput lendir yang mennjadi penghalang virus atau benda asing. Akibatnya getaran pita suara menjadi tidak sempurna, suara pun serak dan lama-lama hilang.

Akar Bahar

Selain dengan cara media, radang tenggorokan bisa diatasi dengan pengobatan alternatif. Salah satu pengobatan alternatif yang bisa mengatasi radang tenggorokan adalah terapi akar bahar. Akar bahar (Anthiphates sp) adalah jenis tanaman karang. Akar bahar terbagi menjadi tiga jenis, yaitu akar bahar hitam, akar bahar putih, dan akar bahar merah. Dari ketiga janis itu, akar bahar hitam dan yang sudah berumur tua yang dijadikan sebagai bahan pengobatan.

Kenapa akar bahar? Menurut Hizra Maulana, spiritualis Islam dan terapis, akar bahar menyerap vitamin, ion-ion dan unsur hara yang ada di dasar laut sehingga efektif untuk kesehatan. “Akar bahar yang dapat membunuh racun dan menetralisir zat kimia di dalam tubuh. Untuk mendapatkan akar bahar ini, saya memesan langsung dari nelayan yang ada di daerah Tanjung Pasir dan Kepulauan Seribu,” jelas jebolan pesantren Manarul Irsyad, Cipakat, Singaparna, Tasikmalaya, ini.

Dulu, lanjut Hizra, akar bahar sering kali dipakai sebagai aksesori (gelang) yang dapat menyembuhkan penyakit reumatik dan melancarkan peredaran darah. “Waktu dulu saya sakit tenggorokan, Engkong (Kakek) saya pernah menyuruh saya agar merebus akar bahar. Setelah direbus, airnya diminum. Ternyata benar, sakit tenggorokan saya sembuh. Dari situ saya mulai terilhami untuk menggunakan akar bahar sebagai media pengobatan dalam menyembuhkan berbagai penyakit,” terangnya.

Sebelum digunakan, akar bahar terlebih dahulu dijemur, dikeringkan, kemudian dihaluskan dengan mesin. Untuk mengobati radang tenggorokan, Hizra menambahkan daun sirih merah, akar alang-alang, dan jahe merah. Ramuan ini dikemas dalam bentuk kapsul dan ramuan godokan. Jadi saya buat juga dengan kapsul agar mudah dikonsumsi,” katanya.

1 komentar:

  1. aku juga pakai dan aku juga telah merasakan kegunaannya....semua ciptaan ALLAH ada
    semua manfaatnya dan sudah di sediakan
    untuk kita dan tergantung dari kita untuk menjaga dan melestarikannya........

    BalasHapus